Wednesday, 3 December 2014

Cantik juga berarti mengenali diri dengan baik alias menjadi seseorang yang ber-PRINSIP. Prinsip ini bisa mencakup segala aspek kehidupan, termasuk prinsip kamu tentang definisi cantik. Buat kamu yang masih menggunakan definisi kecantikan yang didiktekan orang lain, sinetron, majalah atau sumber propaganda lainnya, ada baiknya kamu mulai mencari "Apa itu cantik?" untuk dirimu.
Sumber: www.inspirationalcorner.com

Buat ku sendiri selain tentang fisik (Part I), cantik tidak sama dengan kemewahan. Cantik adalah tentang rasa nyaman dan sering kali praktis. Ini mendorongku untuk mengenakan sesuatu yang nyaman untukku. Secara garis besar (head to toe)  ini berarti, kerudung polos segiempat, blus atau kemeja panjang yang longgar (blazer hanya untuk meeting atau event resmi lainnya),, tas ransel yang akan berfungsi sebagai karung barangku, celana bahan warna gelas dan flat shoes  dengan alas dan karet bawah yang cukup tebal sehingga nyaman untuk jalan. Sejauh ini, flat shoes Merk Pavilon are still the best. Aku akan sangat mudah termakan pikiranku sendiri betapa accesories seperti bross, kalung, gelang dll telalu ramai untukku dan lebih baik tak memakainya. Kadang kalau sedang centil aja bakal pakai :p.

Prinsip lainnya adalah perjalanan menjadi cantik juga tak boleh menjauhkan kita dari orang-orang yang menyayangi kita - menyayangi kita bahkan sebelum kita menjadi cantik. Mereka yang sejak dulu ada, sejak sebelum kita menemukan arti cantik untuk diri kita. Apakah arti itu akan mendorong kita berpenampilan sama atau mendorong kita  untuk berubah, sikap kita pada orang-orang yang sejak dulu mendukung kita harus tetap sama. Tantangan akan menjadi lebih besar tentunya saatsetelah menemukan arti cantik kita terdorong untuk berubah, sedangkan teman-teman kita tetap sama seringkali mereka berseberangan dengan kita. Namun, aku yakin perbedaan itu dapat dihadapi dengan bijak. Komunikasikan pada diri sendiri dan mereka "Aku memang berubah namun aku berharap tak ada yang berubah dengan hubungan kita, kita tetap menjadi teman yang saling mendukung". Lalu lebih dari sekedar kata "walk the tak" alias buktikan dengan sikap dan perbuatan.

Bagi saya prinsip yang juga tak kalah pentingnya adalah prinsip tentang apa yang boleh dilakukan dan tak boleh dilakukan. Dalam kasusku hal ini sangat berkaitan dengan nilai-nilai yang orang tuaku ajarkan. Perbuatan yang boleh dan tak boleh, sikap yang baik dan tak baik, reaksi terhadap masalah dan lainnya. Pilihanku untuk mendalami dunia debat telah membawaku pada pergaulan yang luas. Aku, cewek berkerudung yang sempat jadi anggota rohis kampus pun secara berkala menambah jaringan dengan orang-orang dari bermacam-macam kelompok. Tentunya mereka juga memiliki nilai-nilai yang berbeda, berprinsip berbeda tentang apa yang boleh dan tidak boleh. Ya sebut saja saya memasuki pergaulan modern.

Di pergaulan modern, laki-laki dan perempuan bekerja sama, peran mereka pun setara tak ada gender-based job description, yang ada adalah kontribusi yang sama pada tim. Bepergian bersama, makan bersama, hang-out di cafe, resto dan bar, berdiskusi di tempat yang menyetel music boom-boom-boom. Lalu apa kaitannya dengan perjalanan saya menjadi cantik. Bagi saya (mungkin berbeda dengan Anda) pergaulan adalah hal yang penting, pergaulan membuka wawasan  dan mengenalkan anda pada orang - orang inspiratif dan mungkin juga rezeki yang lebih luas. Namun pada kenyataanya juga, dalam pergaulan modern, telah terjadi pemisahan yang sangat nyata anatara profesionalisme dan kehidupan pribadi. Hal hal seperti bir, vodka, champagne, bukanlah benda asing jika sudah di luar kontaks profesionalisme.Sehingga kamu mungkin saja menemui seseorang yang sangat inspiratif bagi kamu sedang asyik menikmati vodka  di depanmu.

Namun kunci sukses bergaul secara modern bukanlah mengikuti apapun yang teman-teman kita lakukan walaupun hal itu berlawanan dengan apa yang kita percayai. Juga tak perlu galau takut diusir dari circle mereka. Teman gaul yang cukup baik buat kamu akan menghargai pilihan kamu dan justru supportive. Jadi tak perlu ragu untuk mengatakan kita punya pilihan minuman dan makanan yang berbeda misalkan saja karena kita menganggap  yang mereka pilih tidak halal. Cukup katakan "gue ga boleh minum itu" dengan senyum lebar. Reaksi mereka paling "ooo iya ya" atau "memangnya kenapa?". Jelaskan dengan santai jika perlu. Jadi kita tak perlu galau dan merasa bersalah karena berbeda dan menolak ajakan teman. Pergaulan modern yang baik menghargai pilihan kamu, apapun itu. So, jadi cantik lagi-lagi bukan mengikuti apa yang orang bilang dan orang kerjakan tapi mengetahui prinsip kita, menjaganya. Dengan begitu kamu menghargai diri kamu yang juga akan mendorong orang lain untuk menghargai kamu. 

Setelah bertahun-tahun ada di pergaulan modern, hadir di berbagai social night dan datang ke berbagai cafe tapi Alhamdulillah belum pernah cobain minuman beralkohol. Bukan hanya karena aku sejak awal menginformasikan pilihanku ke teman-teman tapi juga mereka yang dengan penuh pengertian mendukung pilihanku. 

Masih banyak lagi aspek-aspek kehidupan yang berkaitan dengan prinsip. Untuk jadi cantik, pahami prinsip kamu, pegang. Yakin deh kamu bakal merasa semakin cantik, like what I always feel. *Wink


0 comments:

Post a Comment